Tingkatkan Kompetensi, Wujudkan SDM Unggul!

Tingkatkan Kompetensi, Wujudkan SDM Unggul!

Dapatkan pelatihan dan konsultasi berbasis riset bersama tenaga ahli terbaik.
Bersama PPLM, Maju dan Berubah!

Bersama PPLM, Maju dan Berubah!

Program pelatihan berkualitas untuk meningkatkan keterampilan dan daya saing Anda.
Pelatihan Profesional, Karier Lebih Cemerlang!

Pelatihan Profesional, Karier Lebih Cemerlang!

Kuasai keterampilan terbaru dan raih sertifikasi untuk masa depan yang lebih sukses.

Pusat Pelatihan Manajemen

Pusat Pelatihan Manajemen

Pusat Pelatihan Manajemen

Pusat Pelatihan Manajemen

Pusat Pelatihan Manajemen

Pusat Pelatihan Manajemen

Pusat Pelatihan Manajemen

Pusat Pelatihan Manajemen

Pusat Pelatihan Manajemen

Pusat Pelatihan Manajemen

Bersama PPLM, Maju dan Berubah Menuju SDM Unggul! Bersama PPLM, Maju dan Berubah Menuju SDM Unggul!

Welcome Pusat Pelatihan Manajemen

Bersama PPLM, Maju dan Berubah Menuju SDM Unggul!

Di era persaingan global, pengembangan sumber daya manusia (SDM) menjadi kunci utama dalam meningkatkan daya saing organisasi. PPLM hadir sebagai mitra strategis bagi perusahaan, instansi pemerintah, dan individu yang ingin meningkatkan kompetensi melalui pelatihan berkualitas. Dengan dukungan tenaga ahli berpengalaman, kami menghadirkan program pelatihan dan konsultasi berbasis riset yang aplikatif.

Kami percaya bahwa setiap individu dan organisasi memiliki potensi besar untuk berkembang. Oleh karena itu, kami berkomitmen menyediakan pelatihan yang tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga membangun pola pikir kepemimpinan dan inovasi. Bersama PPLM, mari maju dan berubah menuju SDM yang unggul dan profesional. 

Program Pelatihan

PPLM menyediakan program pelatihan yang dirancang secara strategis untuk meningkatkan kompetensi individu dan organisasi, dengan pendekatan berbasis riset, analisis mendalam, serta pengalaman praktis para ahli di bidangnya.

WORKSHOP ANALISIS KEBUTUHAN SDM RUMAH SAKIT YANG PROPOR...

ANALISIS KEBUTUHAN SDM DI TIAP INSTANSI/UNIT YANG PROFESIONAL GUNA MENINGKATKAN PELAKSANAAN TUGAS DAN FUNGSI YANG PROPORSIONAL DALAM SISTEM PELAYANAN KESEHATAN RUMAH SAKIT PENDAHULUAN Penataan ulang keberadaan sumber daya manusia (SDM) di semua lembaga, termasuk rumah sakit merupakan keniscayaan yang tidak bisa dinafikan. Bahkan, tindakan penataan ulang tersebut merupakan upaya penyegaran lingkungan kerja guna mengoptimalkan sistem kerja yang lebih baik dari sebelumnya. Namun, yang menjadi permasalahan adalah, bagaimana melakukan penataan SDM di berbagai tempat yang sesuai antara kapasitas yang dimiliki oleh masing SDM dengan kondisi kerja yang akan dilaksanakan. Pertanyaan ini menjadi spirit dasar bagi masing-masing pengendali kebijakan pengelolaan RS agar memperhatikan komposisi SDM dengan sistem kerja yang akan diarahkan. Karena, bila tidak memperhatikan kedua aspek yang saling bersinergi ini, maka manajemen akan mengalami kebuntuan dalam menyikapi berbagai permasalahan yang terjadi di rumah sakit. Dalam kaitan ini, untuk menjawab pertanyaan di atas, tentu diperlukan rumusan kebijakan yang responsible antara keadaan yang terjadi di rumah sakit, situasi kerja yang akan didesain, dan komposisi SDM yang akan ditempatkan. Ketiga aspek tersebut harus dianalisis secara komprehensif, agar proses pelaksanaannya bisa berjalan dengan efektif. Dan untuk melaksanakan cara analisis SDM yang baik membutuhkan kerangka konsep yang memadai agar mempermudah dalam proses perencanaan dan penataan SDM di masing-masing unit/instalasi Rumah sakit. TUJUAN Melalui pelatihan ini, diharapkan masing-masing peserta memahami cara melakukan analisis kebutuhan SDM di tiap instansi/unit rumah sakit yang proporsional dan profesional guna meningkatkan pelaksanaan tugas dan fungsi layanan kesehatan yang baik.  Dan diharapkan masing-masing bisa terlibat secara aktif dalam mendiskusikan permasalahan secara interaktif berdasarkan kerangka pemikiran yang telah disampaikan oleh pemateri sekaligus pengalaman yang mereka alami di lingkungan kerjanya.

Program Pelatihan
WORKSHOP TEHNIK PENGHITUNGAN REMUNERASI RUMAH SAKIT ...

TEKNIK PENGHITUNGAN REMUNERASI RUMAH SAKIT BERDASARKAN PRODUKTIFITAS KINERJA DAN PENGALAMAN KERJA STAF MEDIS DAN NON MEDIS PENDAHULUAN Remunerasi merupakan model pemberian gaji tambahan terkini yang banyak diterapkan di berbagai lembaga pemerintah maupun swasta sebagai sarana peningkatan kesejahteraan para karyawannya. Tidak terkecuali bagi lembaga pelayanan kesehatan seperti rumah sakit. Bahkan, secara normatif-yuridis, pemerintah telah memfasilitasi peraturan yang mengatur tata cara pemberian remunerasi. Mencermati kondisi tersebut, tentu rumah sakit harus mempersiapkan rumusan penerapan remunerasi berdasarkan data dan kemampuan yang dimiliki rumah sakit. Dan salah satu rumusannya adalah menyusun cara penghitungan remunerasi berdasarkan produktifitas kinerja dan pengalaman kerja. Supaya, pemberian remunerasi bagi para staf medis dan non medis sesuai antara tuntutan realisasi kesejahteraan dengan arah kebijakan pengelolaan pelayanan kesehatan rumah sakit. Dalam kaitan ini, untuk menyusun rumusan penghitungan remunerasi yang tepat dan sesuai dengan sasarannya, manajemen rumah sakit perlu mengkaji berbagai unsur penilaian yang berkaitan dengan pengalaman kerja dan produktivitas kinerja masing-masing staf nya. Supaya, prinsip keadilan pemberian remunerasi bisa tertata dengan baik. Setidaknya, cara demikian menjadi sarana efektif untuk menghindari berbagai konflik dan perselisihan antar staf maupun dengan manajemen. Karena, disadari atau tidak, seringkali pemberian remunerasi yang diterapkan di berbagai lembaga luput dari perhatian asas keadilan yang proporsional. Sehingga, banyak kejanggalan yang ditemukan di lapangan, terutama yang berkaitan dengan standar pemberian remunerasi yang tidak jelas. TUJUAN   Diharapkan masing-masing peserta bisa memahami teknik penghitungan remunerasi rumah sakit berdasarkan produktifitas kinerja dan pengalaman kerja staf medis dan non medis sekaligus mengetahui aturan main yang tepat dalam menerapkan dari apa yang telah difahaminya. Dan diharapkan masing-masing peserta bisa berdiskusi secara interaktif guna mengeksplorasi berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan kerjanya sekaligus berbagai cara merumuskan solusi alternatif dalam memecahkan persoalannya.   

Program Pelatihan
WORKSHOP BIMTEK PENGELOLAAN RAWAT INAP PUSKESMAS ...

PENGELOLAAN RAWAT INAP PUSKESMAS YANG PROPORSIONAL DAN PROFESIONAL GUNA MENUNJANG MUTU KESEHATAN MASYARAKAT PENDAHULUAN Salah satu fasilitas kesehatan yang banyak dimanfaatkan masyarakat adalah Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas). Puskesmas adalah Organisasi fungsional yang menyelenggarakan upaya kesehatan yang bersifat menyeluruh, terpadu, merata, dapat diterima dan terjangkau oleh masyarakat, dengan peran serta aktif masyarakat dan menggunakan hasil pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tepat guna, dengan biaya yang dapat dipikul oleh pemerintah dan masyarakat. Upaya kesehatan tersebut diselenggarakan dengan menitikberatkan kepada pelayanan untuk masyarakat luas guna mencapai derajat kesehatan yang optimal, tanpa mengabaikan mutu pelayanan kepada perorangan.  Secara hirarkhis, Puskesmas merupakan unit pelaksana teknis kesehatan di bawah supervisi Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota. Secara umum, mereka harus memberikan pelayanan preventif, promotif, kuratif sampai dengan rehabilitatif baik melalui upaya kesehatan perorangan (UKP) atau upaya kesehatan masyarakat (UKM). Puskesmas dapat memberikan pelayanan rawat inap selain pelayanan rawat jalan. Hal ini disepakati oleh puskesmas dan dinas kesehatan yang bersangkutan. Perawat memberikan pelayanan di masyarakat, puskesmas biasanya memiliki sub-unit pelayanan seperti puskesmas pembantu, puskesmas keliling, posyandu, pos kesehatan desa maupun pos bersalin desa (polindes). TUJUAN Untuk memberikan bekal pengetahuan yang memadai tentang Pengelolaan rawat inap puskesmas yang proporsional dan profesional guna menunjang mutu kesehatan masyarakat dan membangun sharing pemikiran yang interaktif berdasarkan pengalaman maisng-masing peserta

Program Pelatihan
WORKSHOP MANAJEMEN PR DALAM MENGELOLA BRANDING RUMAH SA...

STRATEGI PUBLIC RELATION (PR) DALAM MENGELOLA BRANDING DAN REPUTASI RUMAH SAKIT PENDAHULUAN Di tengah ramainya persaingan jasa pelayanan kesembuhan yang dilakukan oleh berbagai pihak, baik dalam bentuk layanan klinik, layanan herbal, layanan spiritual, layanan natural, dan lain sebagainya rumah sakit, sebagai salah satu lembaga kesehatan harus tampil sebagai organisasi yang terkenal di mata public dan mampu survive di antara persaingan yang ketat tersebut. Untuk menopang posisi demikian, rumah sakit membutuhkan mitra dan arena kerjasama dengan berbagai pihak. Karena rumah sakit tidak mungkin berdiri sendiri tanpa bekerja sama dengan berbagai pihak termasuk lembaga kesehatan yang lain. Maka dari itu, rumah sakit harus menciptakan hubungan yang harmonis dengan publik khususnya dan masyarakat umumnya. Yang berwenang mengendalikan urusan hubungan tersebut adalah pihak public relation (PR).  Sebagai salah satu peran yang strategis di lingkungan rumah sakit, PR bertanggungjawab terhadap berbagai unsur yang dibutuhkan bagi pendulangan reputasi dan relasi rumah sakit. Dan di antara yang perlu dilakukan adalah memperluas sasaran pasarnya, memperkenalkan system layanan kesehatan kepada masyarakat, mendapatkan penghargaan dan penerimaan dari publik maupun masyarakat, memelihara hubungan baik dengan pemerintah maupun lainnya, mengetahui sikap dan pendapat publik terhadap rumah sakit, memelihara hubungan baik dengan pers dan para opinion leader, memelihara hubungan baik dengan publik dan para pemasok yang berhubungan dengan operasional rumah sakit dan mencapai rasa simpatik dan kepercayaan dari publik dalam masyarakat. TUJUAN Untuk memberikan bekal pengetahuan yang memadai tentang strategi public relation dalam mengelola brand corporate dan reputasi perusahaan  Membangun sharing pemikiran yang interaktif berdasarkan pengetahuan dan pengalaman masing-masing peserta

Program Pelatihan
WORKSHOP MANAJEMEN PENGELOLAAN OBAT RUMAH SAKIT...

MANAJEMEN PENGELOLAAN OBAT YANG EFEKTIF UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN RUMAH SAKIT PENDAHULUAN Obat merupakan elemen penting dalam proses terapi medis yang dilakukan oleh Rumahsakit. Bahkan bisa dipastikan di setiap penanganan dan penyembuhan pasien tidak terlepas dari terapi obat yang diberikan oleh Rumahsakit. Karena fungsi obat sendiri bisa menetralisir setiap gangguan tubuh yang diidap oleh pasien. Dengan kata lain, selain model pelayanan yang baik yang diberikan oleh Rumahsakit terhadap pasien, pihak Rumahsakit juga harus bertanggungjawab terhadap proses akurasi dan terapi yang dilakukan melalui energi obat. Melihat pentingnya obat sebagai salah satu model terapik yang dilakukan oleh rumahsakit, maka posisi obat memegang peranan yang sangat signifikan bagi peningkatan profit rumahsakit. Karena, secara otomatis setiap sirkulasi obat yang dikeluarkan dan diberikan oleh rumahsakit akan dapat meraih keuntungan yang tidak sedikit.  Oleh karena itu, apabila sirkulasi obat dikelola dengan baik maka tidak menutup kemungkinan rumahsakit akan mengalami keuntungan materi yang cukup memadai. Apalagi dalam setiap pengadaan obat, pihak Rumahsakit tidak semata-mata tergantung terhadap perusahaan yang memproduksi dan mendistribusi obat. Artinya, dengan posisi mediator antara pihak distributor obat dengan pasien yang membutuhkan obat, Rumahsakit bisa meraup keuntungan (profit) yang cukup signifikan. Tentunya, hal demikian membutuhkan penanganan dan pengelolaan obat yang baik dan managerial. Supaya setiap obat yang dikeluarkan dan diberikan oleh rumahsakit bisa menjadi fungsi yang tepat dan akurat bagi proses kesembuhan pasien. TUJUAN Untuk memberikan bekal pengetahuan yang memadai bagaimana tata cara dan mekanisme pengelolaan obat yang strategik bagi peningkatan profit Rumahsakit. Untuk membangun forum sharing bersama antar masing-masing peserta melalui berbagai pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki. 

Program Pelatihan
WORKSHOP PENENTUAN PENETAPAN POLA TARIF RUMAH SAKIT...

TEKNIK PENENTUAN POLA TARIF JASA PELAYANAN DAN JASA SARANA PELAYANAN KESEHATAN RUMAH SAKIT  PENDAHULUAN Pada tahun 2010, Indonesia dituntut untuk menerapkan zona perdagangan bebas ASEAN yang meliputi 11 sektor yang salah satunya adalah sektor pelayanan kesehatan. Hal ini tentu akan memberikan dampak besar bagi Rumah sakit terutama yang berkaitan dengan tuntutan memenuhi selera pasar yang meliputi berbagai aspek seperti fasilitas pelayanan yang nyaman, keamanan, kecanggihan tekhnologi, efisiensi waktu, dan semacamnya. Dan pemenuhan tuntutan tersebut tentu akan dibarengi dengan naiknya tarif layanan kesehatan yang berhubungan dengan tenaga medis maupun profesi tenaga kesehatan lainnya dan sarana pelayanan kesehatan  yang berhubungan dengan standar pelayanan kedokteran. dan standar fasilitas yang menunjang bagi standar pelayanan tersebut. Kesemuanya itu, penambahan biayanya akan dibebankan kepada masyarakat pengguna jasa pelayanan. Dalam hal ini, rumah sakit harus merancang aturan dan ketentuan tarif yang bisa difahami oleh tenaga medis (dokter) dan lebih-lebih oleh pasien. supaya, rumah sakit tidak selalu menjadi muara akhir keluhan kedua pihak yang seringkali berdiri pada kewenangannya sendiri dan nyaris tidak bertemu pada titik kompromi yang bisa saling dihafami. Karena, sejatinya, rumah sakit menjadi fasilitator kedua pihak, yaitu dokter dalam menjalankan profesinya dan pasien dalam menjalankan proses pengobatannya. Sehingga,  melalui aturan dan ketentuan tarif tersebut, rumah sakit bisa memenuhi berbagai wahana pendukung untuk mengikuti irama persaingan yang sehat Untuk merumuskan aturan dan ketentuan tariff yang wajar dan adil sehingga bisa difahami oleh kedua belah pihak, yaitu dokter dan pasien, tentu pihak rumah sakit memerlukan perangkat pengetahuan yang memadai agar bisa menghitungkan arah penerapan jasa pelayanan kesehatan dan sarana kesehatan yang rasional. Sehingga, ketentuan tariff yang telah dilakukan oleh rumah sakit bisa diterima oleh semua pihak. TUJUAN Diharapkan masing-masing peserta bisa memahami tentang Model penentuan tarif jasa pelayanan dan jasa sarana pelayanan kesehatan rumah sakit yang wajar dan adil menurut pasien dan dokter. mengetahui aturan main yang tepat dalam menerapkan dari apa yang telah difahaminya. Diharapkan masing-masing peserta bisa berdiskusi secara interaktif guna mengeksplorasi berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan kerjanya sekaligus cara merumuskan solusi alternatif dalam memecahkan persoalannya.

Program Pelatihan

KeunggulanPusat Pelatihan Manajemen

Mengapa Memilih Kami ?

Legalitas Resmi

Legalitas Resmi

SKT KEMENKUMHAM, NIB, dan NPWP

Program Pelatihan Beragam

Program Pelatihan Beragam

Program Pelatihan Beragam

Pendekatan Berbasis Riset

Pendekatan Berbasis Riset

Kajian mendalam untuk hasil yang aplikatif

Tim Expert & Profesional

Tim Expert & Profesional

Narasumber dari UI, UGM, dan praktisi berpengalaman

StatistikPencapaian Pusat Pelatihan Manajemen

Kami Telah Berkontribusi untuk :

Peserta Pelatihan

1000

+

Peserta Pelatihan

Institusi Perusahaan

200

+

Institusi Perusahaan

Narasumber & Pakar

50

+

Narasumber & Pakar

Tahun Pengalaman

15

+

Tahun Pengalaman

DokumentasiKegiatan Pusat Pelatihan Manajemen

Suasana Pelatihan & Workshop di PPLM

Lihat Program Pelatihan